Groundbreaking JEC BALI @ Sanur: Sentra Kesehatan Mata Berstandar Internasional Segera Hadir di The Sanur

0

Kabardenpasar, 14 Februari 2026 – PT Hotel Indonesia Natour (HIN/InJourney Hospitality) bersama PT Nitra Sanata Bali (NSB) resmi melaksanakan groundbreaking pembangunan JEC BALI @ Sanur, pusat layanan kesehatan spesialis mata berstandar dunia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur atau The Sanur.

Kehadiran JEC BALI @ Sanur yang mengusung konsep ‘Blue Hospital’ ini menjadi tonggak penting dalam memelopori solusi perawatan kesehatan mata yang inovatif, sekaligus menjadikan The Sanur sebagai International Health and Wellness Destination.


PT HIN merupakan anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata. Sedangkan PT NSB adalah anak perusahaan JEC Eye Hospitals and Clinics/JEC Group – pionir sentra kesehatan mata di Indonesia, dan telah mengelola 16 cabang rumah sakit dan klinik mata yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Seremoni peletakan batu pertama ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan JEC Bali @ Sanur yang akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 6.200 meter persegi. JEC BALI @ Sanur terafiliasi dengan lembaga oftalmologi internasional, dan bagian dari jaringan eye care terbesar di Indonesia: JEC Group (merek “JEC Eye Hospitals & Clinics“).

JEC merupakan anggota asosiasi rumah sakit mata global, World Association of Eye Hospitals (WAEH) yang menaungi centre of excellence di bidang oftalmologi dari seluruh dunia. Dalam organisasi tersebut, JEC dipercaya menjadi board member (satu-satunya dari Indonesia), yang berperan sebagai global collaborator dalam mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan standar layanan, serta pengembangan praktik layanan kesehatan mata di tingkat internasional. Selain itu, JEC adalah co-founder ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH), sebuah forum kolaborasi rumah sakit mata di kawasan Asia Tenggara.

Standar layanan berkelas dunia tersebut semakin ditegaskan JEC melalui raihan akreditasi Joint Commission International (JCI) sebanyak empat kali berturut-turut pada 2014, 2017, 2020, dan 2023. JEC menjadi satu-satunya rumah sakit mata di Indonesia dengan pencapaian tersebut. Peran global dan pencapaian JEC tersebut semakin memperkuat posisi JEC BALI @ Sanur dalam mendukung The Sanur sebagai destinasi health and wellness kelas dunia.

Ditargetkan rampung pada 2027, komprehensivitas layanan akan menjadi andalan JEC BALI @ Sanur; mulai dari FLACS (Semi-robotic Cataract Surgery); SMILE PRO, LASIK & Implantable Collamer Lens (ICL); Glaucoma; Vitreo-Retina; Myopia Control Center; hingga Dry Eye Center. Kehadiran JEC BALI @ Sanur semakin memperkuat posisi KEK Sanur sebagai pusat layanan kesehatan spesialis di Asia Tenggara.

KEK Sanur/The Sanur dikembangkan sebagai International Health and Wellness Destination dengan fasilitas kesehatan dan pariwisata yang terintegrasi. Kawasan ini menjadi landmark yang diharapkan menjadi akselerator peningkatan perekonomian Indonesia, khususnya Bali. Salah satunya melalui fasilitas International Medical Facility sekaligus sebagai upaya dan langkah transformatif strategis untuk menjawab tantangan ribuan masyarakat Indonesia yang memilih berobat keluar negeri.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Ibu Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa hadirnya JEC BALI @ Sanur ini merupakan langkah nyata mendukung transformasi The Sanur sebagai destinasi wisata kesehatan dan kebugaran kelas dunia. “Terobosan InJourney Hospitality, sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola The Sanur, bersama JEC Eye Hospitals and Clinics ini menjawab kebutuhan ribuan masyarakat Indonesia terhadap sentra kesehatan mata berkualitas di Tanah Air. Kolaborasi dengan top-notch international brand guna menghadirkan best technology and medicines menjadi bukti komitmen InJourney Hospitality dalam mewujudkan International Health and Wellness Destination di Indonesia. Melalui pencapaian ini, kami percaya akan membawa manfaat signifikan bagi peningkatan kualitas kesehatan serta pertumbuhan perekonomian Indonesia.”

“Kehadiran JEC Eye Hospitals and Clinics, dengan pengalaman dan rekam jejak internasionalnya, akan memperkuat posisi The Sanur sebagai pusat layanan kesehatan unggulan yang tidak hanya melayani wisatawan, tetapi juga masyarakat Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada JEC Eye Hospitals and Clinics dan seluruh stakeholders atas kepercayaan dan dukungannya dalam mewujudkan visi The Sanur sebagai ikon kesehatan dunia,” tambah Christine.

Presiden Direktur PT Nitra Sanata Bali sekaligus Presiden Direktur JEC Group, Bapak DR. Dr. Johan A.M.M. Hutauruk, Sp.M(K) menyampaikan, “Hadirnya JEC BALI @ Sanur bukan sekadar penambahan satu sarana kesehatan semata, tetapi tentang membangun ekosistem kesehatan mata yang berkelanjutan dan inklusif. Kami berharap berdirinya JEC BALI @ Sanur di KEK Sanur dapat mengurangi tren medical outbound di kalangan masyarakat, sekaligus menarik wisatawan mancanegara, sehingga Indonesia semakin dipercaya sebagai International Health & Wellness Destination yang mumpuni di mata dunia.”

JEC BALI @ Sanur akan hadir dengan mengadopsi konsep ‘Blue Hospital’, sebuah pendekatan desain dan operasional rumah sakit masa depan yang menyatukan prinsip ‘smart’ (pintar) dan ‘green’ (hijau) secara utuh. Konsep ini dikembangkan oleh Deerns, konsultan engineering dan perancang fasilitas kesehatan global, yang menitikberatkan pada enam aspek inti: sentralitas pasien, hasil kesehatan yang optimal, efisiensi biaya, kesejahteraan manusia (baik pasien maupun tenaga medis), keberlanjutan lingkungan, serta kecerdasan bangunan/building smartness.

Pembangunan sentra kesehatan mata JEC BALI @ Sanur di The Sanur tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis yang inovatif, tetapi juga memperkuat ekosistem kesehatan nasional yang lebih maju, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen para pemangku kepentingan untuk menghadirkan transformasi kesehatan yang berdampak luas, sekaligus menempatkan The Sanur sebagai destinasi unggulan global yang mendorong lahirnya solusi medis generasi berikutnya bagi Indonesia dan dunia.

“Kami optimistis kolaborasi ini dapat menjadi katalis menciptakan ekosistem pariwisata kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan daya saing global dan memperkuat daya tarik wisata medis Indonesia yang berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” tutup Christine.***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *