Enam Anak Penghafal Al-Qur’an Siap Diwisuda Yayasan Al Asma 88 Pemalang

Kabardenpasar – Yayasan Al Asma 88 Pemalang, sebuah organisasi yang dibentuk oleh ikatan alumni SMA Negeri 1 Pemalang angkatan 1988, terus menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan agama. Dalam waktu dekat, yayasan ini dijadwalkan akan menggelar acara wisuda bagi enam anak yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz.
Acara wisuda ini merupakan puncak dari program tahfidz yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Tahfidz Quran Al-Fath, salah satu unit kegiatan di bawah naungan Yayasan Al Asma 88 Pemalang. Program ini didedikasikan khusus untuk anak yatim dan dhuafa, memberikan mereka kesempatan untuk menempuh pendidikan Al-Qur’an secara gratis.
Ketua Yayasan Al Asma 88 Pemalang, Manifas Zubayr menyampaikan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi atas kegigihan dan dedikasi para santri dalam menghafal kalam ilahi.
“Ini adalah momen yang mengharukan sekaligus membanggakan bagi kami, para alumni SMA 1 Pemalang angkatan 88. Melihat enam anak binaan kami berhasil menjadi hafiz Al-Qur’an 30 juz adalah bukti nyata bahwa semangat berbagi dan mencetak generasi Qur’ani dapat terwujud,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Pemerintah Kabupaten Pemalang, melalui berbagai dinas terkait seperti Dinsos dan Dindikbud, sebelumnya juga telah mengapresiasi berbagai kiprah Yayasan Al Asma 88 dalam membangun daerah, termasuk program sekolah lansia dan pengembangan ponpes. Kegiatan wisuda tahfidz ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk turut serta dalam memajukan pendidikan di Pemalang.
Para wisudawan dan orang tua/wali mereka menyambut acara ini dengan penuh rasa syukur. Momen pengalungan samir dan penyerahan ijazah diharapkan berlangsung khidmat, mengingatkan pada pentingnya peran serta komunitas dalam mendukung pendidikan agama.
Wisuda ini menjadi penanda bahwa Yayasan Al Asma 88 Pemalang, yang berawal dari inisiatif alumni sekolah, telah berhasil mencetak generasi penerus yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan hafal Al-Qur’an.