Industri Rokok Elektronik Gencar Kampanyekan Harm Reduction, Udayana CENTRAL Ungkap 4 Fakta Ini

0

Ketua Udayana Central, dr, Putu Ayu Swandewi Astuti saat memaparkan hasil riset dalam diseminasi di Jakarta 25 Juli 2024, /dok.Udayana Central

Denpasar – Ditengah gencarnya industri rokok mengkampanyekan rokok elektronik Pusat Penelitian Center for NCDs, Tobacco Control and Lung Health (Udayana CENTRAL) Universitas dalam sebuah risetnya mengungkap fakta adanya empat kelompok yang cukup aktif mengkampanyekan rokok elektronik sebagai rokok alternatif dengan nasarasi harm reduction atau pengurangan dampak rokok.

Riset tersebut diungkap Ketua Udayana Central, dr, Putu Ayu Swandewi Astuti, MPH, Ph.D yang juga merupakan Ketua Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana.

Putu Ayu Swandewi Astuti, menyatakan pihaknya telah menyampaikan hasil riset dalam diseminasi di Jakarta 25 Juli 2024.

Dalangi Laboratorium Gelap Narkotika, Pengawasan WNA yang Tinggal dan Datang ke Bali Diperkuat Kanwil Kemenkumham Bali
‘Diseminasi Database Strategi Industri Rokok Elektrik dan Harm Reductioan Actor dalam mendorong penggunaan rokok elektrik di Indonesia’ /dok.Udayana Central

“Kami harapkan, melalui kajian ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan pengendalian penggunaan bahan adiktif baik berupa rokok maupun rokok elektrik,” ungkap Putu Ayu Swandewi dalam keterangan tertulisnya Jumat 27 Juli 2024.

Pusat Penelitian Center for NCDs, Tobacco Control and Lung Health (Udayana CENTRAL) Universitas Udayana mengumpulkan data terkait strategi industri dan harm reduction actor dalam mendorong penggunaan rokok Elektronik di Indonesia dan dikembangkan dalam bentuk database.

Untuk itu, bertepatan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, kami Udayana CENTRAL bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dan Raya Indonesia mengadakan diseminasi untuk menyampaikan hasil pengumpulan data agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak dalam menyusun upaya-upaya pengendalian rokok Elektronik.

Tegas, Pihak Kanwil Kemenkumham Bali Usir Pria Australia pelaku KDRT dan pria Nigeria Overstayer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *