Melanie Subono: Masyarakat Harus Memiliki Kecerdasan di Media Sosial

Jakarta -Media sosial dan internet memungkinkan para penggunanya tidak memakai identitas asli. Sayangnya, hal itu justru dimanfaatkan segelintir pihak untuk menghujat pihak lain atau berbuat kejahatan. Oleh karena itu, dibutuhkan etika dalam menggunakan media sosial dan internet agar lingkungannya tetap kondusif.

Hal itulah yang menjadi poin penting dari pemaparan Melanie Subono, musisi dan aktivis sosial dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (14/6/2021). Melanie mengatakan, bersikap di media sosial tidak berbeda dengan di dunia nyata.

Setiap orang, kata Melanie, media sosial sebetulnya hanya alat. Menurutnya, yang lebih penting adalah pengguna media sosial itu sendiri. Yang terpenting, kata Melanie, para pengguna harus memiliki kecerdasan di media sosial.

“Mari kita berbicara tentang penggunanya. Sebetulnya pengguna itu harus lebih cerdas daripada gadget itu sendiri. Masalah media sosial itu etis atau tidak, itu tergantung siapa yang kita ikuti,” kata Melanie.

Melanie menambahkan, faktor kesopanan memainkan peran penting. Ia mencontohkan para pengguna bisa menggunakan nilai-nilai yang telah diajarkan orangtua untuk bersikap di dunia nyata.

“Kembali ke ajaran kesopanan yang diajarkan oleh orangtua kita. Pada saat kita bermain ke rumah orang, pasti kita permisi. Itu etis. Begitu juga dengan media sosial. Media sosial saya, saya anggap sebagai rumah saya,” kata Melanie.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi di wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Melanie Subono (Musician & Activist), Adinda Atika (Business Development Manager Fintech Tunai Kita), Hyronimus Lado (Guru Matematika SMPN 2 Nubatukan), Fredrikus Wilhelmus Wahon (Pimred Media Online Aksinews.id), Guntur Nugraha (Key Opinion Leader), dan Claudia Lengkey (Moderator).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*