5 Langkah Menjadi UMKM di Era Pandemi

Biak Numfor  -pandemi memberikan efek domino pada beberapa sektor kehidupan, termasuk gaya hidup dan perekonomian dunia. Hal ini menjadikan kita harus mencari cara agar bisa bertahan hidup di situasi dan kondisi seperti ini.

Menurut Nurul Amalia, seorang pramugari Saudi Airlines sekaligus konten kreator ini mengatakan, adanya internet sangat membantu selama pandemi karena sebagian besar aktivitas dilakukan secara online. Nurul juga mengatakan, dengan keadaan seperti ini, kita harus bisa memanfaatkan kondisi sekarang untuk beralih ke dunia online begitu juga dengan bisnis UMKM konvensional.

“Bagi yang sudah punya bisnis UMKM konvensional, bisa memanfaatkan kondisi sekarang yang hampir semuanya serba online,” ujar Nurul saat mengisi Webinar Literasi Digital di wilayah Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (7/9/2021).

Misalnya, sebelumnya kita telah memiliki toko offline maka di masa pandemi ini kita bisa membuka toko online. Nurul menyampaikan, di masa ini penting bagi UMKM untuk memanfaatkan platform di internet sebagai media promosi.

Ia memaparkan, langkah-langkah awal menjadi UMKM online. Di antaranya

1. Membangun Website

Situs web atau website merupakan etalase jualan online UMKM dan juga bisnis profile di dunia maya. Website ini merupakan pusat dari UMKM online sekaligus penyimpanan data customer.

“Dengan website calon pembeli jadi punya banyak pilihan dari produk yang dijual seller. Termasuk juga informasi yang detail tentang produknya,” tuturnya.

2. Mempromosikan di Media Sosial

Promosi di media sosial berguna agar website kita diketahui oleh banyak orang. Selain itu, media sosial juga sebagai sarana promosi dan membangun kedekatan dengan calon pembeli.

3. Pemasaran di Marketplace

Marketplace sebagai situs jual beli merupakan tempat berkumpul bagi para seller. Dengan marketplace, UMKM bisa memperluas area pemasaran dan menemuka pembeli.

4. Memanfaatkan Penawaran Jasa Pengiriman

Pengiriman jenis instan yang beberapa tahun kebelakang digunakan bisa menjadi alternatif pilihan seller. Kurir jenis ini cenderung lebih cepat sampai karena datang fi hari yang sama. Hal ini juga memudahkan pembeli mendapatkan barangnya secara cepat.

5. Menggunakan Sistem Pembayaran Online

Beralih ke UMKM online menjadikan pembayaran yang dipilih juga berupa non tunai. Pembayaran online secara langsung membuat pembeli nyaman tanpa harus perlu ke minimarket atau ATM. Biasanya pembeli menggunakan online transfer, kartu kredit, dan dompet digital.

Nurul juga menyampaikan, agar semakin sukses UMKM dapat memberikan diskon kepada pembeli saat event spesial, membina hubungan dengan pembeli seperti memberikan informasi produk baru melalui pesan pribadi di chat marketplace atau Whatsapp, bekerja sama dengan influencer untuk mempromosikan produk, serta meminta review produk kepada pembeli.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (7/9/2021) juga menghadirkan pembicara, Ilham Faris (Digital Strategist), Ayyub (Pendiri dan Pengelola Rumah Edukasi Distrik Airmando), dan Tisa (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*