Ratusan Umat Hindu Ikuti Metatah Massal yang Digagas Yayasan Siwa Murti Bali

0

Kabardenpasar.com – Yayasan Siwa Murti Bali kembali menyelenggarakan aksi sosial berupa metatah massal (potong gigi) dan pawintenan saraswati untuk umat Hindu.

Kegiatan sosial yang berlangsung di Desa Adat Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini diikuti ratusan warga.

“Untuk metatah massal diikuti oleh 150 orang peserta sementara mewinten diikuti 50 orang peserta. Upacara digelar kemarin hari Minggu,” kata Pendiri Yayasan Siwa Murti Bali Ida Rsi Agung Yoga Sidhi Bang Pinatih, Senin (19/9/2022) di Denpasar.

Dijelaskan, kegiatan tersebut digelar secara gratis. Peserta metatah atau potong gigi berasal dari keluarga tidak mampu yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng.

“Upacara metatah ini sangat bermakna bagi masyarakat kita di Bali. Seperti kita lihat, banyak orang yang tidak bisa melaksanakan dikarenakan berbagai alasan seperti ekonomi, tempat, waktu dan alasan lainnya,” tuturnya.

Selain metatah massal dan pawintenan saraswati, dalam kesempatan tersebut juga dibagikan paket sembako kepada warga kurang mampu.

Ida Rsi menerangkan, Yayasan Siwa Murti Bali yang sudah berdiri sejak 2008 silam, ini sering mengadakan acara bersifat sosial. Namun sempat terhenti dikarenakan pandemi Covid-19.

“Untuk pendanaan dalam setiap kegiatan sosial berasal dari bantuan atau sumbangsi para anggota kita, termasuk Pak Kadek,” tuturnya didampingi Bidang Hukum Yayasan Siwa Murti Bali, Made Kadek Arta.

Ditambahkan, pihaknya juga menggelar pengobatan baik yang bersifat medis maupun alternatif. Pengobatan terhadap masyarakat dilakukan secara gratis.

“Kami tidak memandang dari mana asalnya, jika memerlukan bantuan pengobatan, maka kami akan berikan secara gratis,” ungkapnya.

Untuk keanggotaan, Yayasan Siwa Murti Bali tidak hanya memiliki anggota di seluruh kabupaten di Bali, namun juga di luar negeri seperti di Kanada, German, Jepang dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, Yayasan Siwa Murti Bali juga berharap kepada para pengusaha untuk turut membantu meringankan beban warga masyarakat kurang mampu. Hal ini sebagai bentuk rasa empati kepada sesama yang membutuhkan. (wd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *