Bupati Badung Adi Arnawa Buka Resmi Kejuaraan selancar internasional, Rip Curl Cup Padang Padang
Kabardenpasar – Kejuaraan selancar internasional, Rip Curl Cup Padang Padang kembali digelar tahun 2026 ini dan merupakan kali ke-23 penyelenggaraan yang secara rutin setiap tahun.
Ajang bergengsi yang menyedot perhatian ribuan wisatawan mancanegara maupun domestik itu resmi dibuka oleh bupati kabupaten Bandung Bali, I Wayan Adi Arnawa ditandai dengan pemukulan gong dalam upacara yang disaksikan ribuan wisatawan asing maupun lokal di Pantai Padang Padang, Labuhan Sait, kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Jumat (1/8/2026).
Kompetisi selancar Rip Curl Cup Padang Padang 2026 memiliki periode menunggu (waiting period) pada 1–31 Agustus 2026 dan disiarkan secara langsung (live) secara global melalui situs resmi Rip Curl Indonesia.
Peserta kali ini adalah peselancar-peselancar terbaik dari berbagai negara, seperti Indonesia, Australia, Fiji, Inggris, Britania Raya dan Hawaii. Kehadiran atlet-atlet kelas dunia tersebut kembali menjadikan Bali sebagai pusat perhatian komunitas selancar internasional.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rip Curl Cup Padang Padang yang kini memasuki tahun ke-23 semakin menegaskan posisi Bali sebagai destinasi utama olahraga selancar dunia sekaligus magnet wisata internasional.
Pemerintah Kabupaten Badung, kata dia, terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata agar kompetisi tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang masuk dalam kalender pariwisata internasional.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur dan akses jalan menuju kawasan Labuan Sait dan Pantai Padang Padang guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan serta mengurangi kemacetan.
“Pada masa kepemimpinan kami, infrastruktur terus disiapkan agar wisatawan yang datang ke Pantai Padang Padang merasa lebih nyaman. Kami berharap penyelenggaraan Rip Curl Cup Padang Padang ke-24 mendatang dapat berlangsung lebih baik, aman, dan semakin mendunia,” ujar Adi Arnawa.
President Director Rip Curl Indonesia, James Hendy, mengatakan bahwa Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga penghormatan bagi komunitas selancar lokal.
“Ajang ini bukan hanya menjadi peluang besar bagi atlet Indonesia, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dari komunitas selancar lokal terhadap perkembangan olahraga selancar Indonesia dan masyarakat lokal yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi ini,” ungkap James.
Menurutnya, Pantai Padang Padang merupakan salah satu destinasi selancar paling terkenal di dunia karena memiliki ombak besar yang terbentuk dari gelombang laut dan angin yang kuat. Setiap tahun, terutama pada Juli, Agustus, dan September yang menjadi puncak musim ombak, ribuan wisatawan datang untuk menyaksikan keindahan sekaligus tantangan ombak di kawasan tersebut.
“Ajang ini menjadi kesempatan luar biasa bagi para peselancar Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kompetisi ini mempertemukan delapan peselancar internasional dengan delapan peselancar Indonesia terbaik,” ujar James Hendy.
Ia menambahkan, selama 20 tahun penyelenggaraan Rip Curl Cup Padang Padang, peselancar Indonesia justru lebih banyak meraih kemenangan dibandingkan atlet internasional. Hal itu menjadi bukti kualitas peselancar Tanah Air yang mampu bersaing di level dunia.
“Tahun lalu, dua peselancar Indonesia, yakni Westen Hirst asal Sumbawa dan Jasmine Studer asal Bali, berhasil menjadi juara. Kami berharap tahun ini kembali ada atlet Indonesia yang mampu membawa pulang trofi juara,” katanya.
James menegaskan, dukungan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam keberlangsungan kompetisi tersebut. Menurutnya, tanpa keterlibatan dan dukungan masyarakat setempat, ajang internasional ini tidak mungkin dapat terselenggara, tutup James. ***