Wamenkes Buka AONS di Bali, Dorong Kompetensi Keperawatan Onkologi

0

Peningkatan kompetensi perawat kanker terus didorong Kegiatan 6th Asian Oncology Nursing Society Conferences (AONS) di Bali yang dibuka Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

6th Asian Oncology Nursing Society Conferences berlangsung di Kuta Badung 2-4 Agustus 2023./dok.kabardenpasar

Badung – Kegiatan 6th Asian Oncology Nursing Society Conferences (AONS) di Bali yang dibuka Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mendorong peningkatan kompetensi perawat kanker.

6th Asian Oncology Nursing Society Conferences berlangsung 2-4 Agustus 2023. Ajang 6th Asian Oncology Nursing Society Conferences atau pertemuan perawat kanker se- Asia mengusung tema “caring , partnership and colaboration in Oncology Nursing.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono memberikan sambutan secara daring dalam acara yang dihadiri sekitar 400 lebih delegasi dalam dan luar negeri.

Dr Kemala Rita Wahidi selaku Indonesia Oncology Nursing Association (IONA) Past President and Chair of 6th Oncology Nursing Conferences menyampaikan pihaknya siap membantu program pemerintah dalam penanggulangan kanker di Indonesia.

“Saat ini proyek yang sedang kami garap sejak 2020 adalah meningkatkan kompetensi dan kapasitas perawat yang merawat pasien kanker diseluruh Indonesia,” tuturnya.

Dukungan itu dilakukan melalui jalur pendidikan spesialis keperawatan onko dan melalui traning-training keperawatan onkologi.

Dia melanjutkan, sehinga diharapkan dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien kanker di Indonesia.

“Perlu kami laporkan peserta conferences ini dihadiri oleh 400 peserta yg berasal dari 15 negara di asia , Australia dan USA, 6 nursing cancer workshop,” sebutnya.

Selain itu, ada 200 abstrak oral dan poster presentasi, 13 oncology nursing symposia dan 2 organisation meeting.

“Sekali lagi kami ucapkan kepada Bapak Menkes dan Pak Wamen Kesehatan RI atas waktu dan kesempatannya sukses dan sehat selalu untuk bapak berdua ,” ucap
Kemala Rita Wahidi.

Diketahui, Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Menurut Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, 2021, dilaporkan bahwa kematian akibat kanker sebanyak 10 juta dari 19,3 juta kematian di dunia.

Porsi kejadian dan kematian akibat kanker tertinggi terjadi di Asia, dimana 49% dari semua kasus kanker dan 58,3% kematian akibat kanker diperkirakan terjadi di Asia (Sung et al., 2021). Karena hal itu, kanker menjadi penyebab kematian tertinggi di kawasan Asia.

Angka di atas menunjukan betapa besarnya masalah kanker di Asia. Hal ini menjadi tantangan besar bagi para perawat onkologi di Asia.

Pada tahun ini, Indonesian Oncology Nurses Association (IONA) dipercaya sebagai tuan rumah oleh Asian Oncology Nursing Society (AONS) yang mewadahi perawat kanker di tingkat Asia, untuk mengadakan Asian Oncology Nursing Society Conference ke 6 di Bali, Indonesia pada 2-4 Agustus 2023.

Jumlah penderita kanker di Asia semakin meningkat dan tanggung jawab serta lingkup praktik perawat onkologi semakin meluas.

AONS diselenggarakan sejak 2012 untuk mendorong perawat onkologi meningkatkan kualitas asuhan keperawatan kanker di seluruh dunia khususnya Asia.

“Saya berharap konfrensi AONS ke-6 ini menjadi kesempatan untuk bersinergi untuk mengatasi tantangan-tantangan global khususnya dalam penanganan kanker di Asia saat ini” harap Eunice Suh selaku Presiden AONS.

AONS 2023 yang dilaksanakan secara hybrid selama 3 hari dihadiri oleh 400, peserta dengan latar belakang, dari perawat kanker klinis di rumah sakit, peneliti, dosen, serta mahasiswa dari berbagai kawasan ASIA dan dunia.menghadirkan serta 6 bidang workshop, serta 200 abstrak oral dan poster presentasi,

Perawat memegang peran penting dalam hubungan perawat – pasien baik fisik maupun psyco-socio-spiritual.

Merekalah yang paling dekat dengan pasien selama 234 jam dalam memberikan asuhan keperawatan untuk pasien kanker dalam jangka panjang, terutama ketika pasien membutuhkan bantuan kebutuhan terkait dengan penyakit yang diderita.

“Kami mengadakan konfrensi ini secara hybrid dengan tujuan agar mudah di akses dan untuk memfasilitasi pertemuan yang berkualitas ini” bagi perawat diseluruh NKRI khususnya dan bagi perawat overseas pada umumnya,” turur Dr. Kemala Rita Wahidi selaku Chair of the conference dan IONA past Presiden .

“Konfrensi ini diharapkan dapat menjadi jembatan pertemuan para ahli keperawatan onkologi dari seluruh duninia , khususnya di Asian dan Asean untuk dapat saling berbagi ilmu dan peengalaman dalam perawatan khususnya terhadap pasien kanker, dan juga dalam bidang penelitian keperawatan kanker dalam upaya peningkatan.

Kualitas hidup pasien kanker Diharapkan sharing knowledge ini dapat memberikan dampak besar dalam peningkatan kualitas asuhan keperawatan pasien kanker” tutup Kemala Rita. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *