PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Manajemen, Budaya, dan Legalitas

0

Kabardenpasar – Sosialisasi dan Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Manajemen, Budaya, dan Legalitas diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2026 bertempat di Kantor Kepala Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) LSCC Universitas Udayana dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Religi melalui program MENYALA (Mengoptimalkan Potensi Desa Nyalian).

Kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Nyalian sebagai penggerak utama pengelolaan desa wisata. Selain diikuti oleh anggota Pokdarwis, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Nyalian, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak yang mendukung pengembangan Desa Wisata Nyalian.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengembangan desa wisata yang terintegrasi melalui penguatan manajemen, budaya, dan legalitas sebagai fondasi pembangunan pariwisata desa yang berkelanjutan.Sesi sosialisasi menghadirkan tiga narasumber, yaitu I Made Mendra Astawa, S.Tr.Par., M.Tr.Par., Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Provinsi Bali, yang menyampaikan materi mengenai manajemen dan mitigasi wisata sebagai upaya membangun tata kelola destinasi yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, I Gede Gian Saputra, S.Par., M.Par., dosen Program Studi Pariwisata Universitas Udayana, memaparkan pentingnya legalitas desa wisata sebagai fondasi pengembangan pariwisata desa yang berkelanjutan. “Legalitas menjadi landasan penting dalam membangun tata kelola desa wisata yang profesional, memberikan kepastian bagi para pemangku kepentingan, serta meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ida Bagus Purwa Sidemen, S.Ag., M.Si., Ketua Pokdarwis Dewi Nyalian, menyampaikan materi mengenai penguatan budaya lokal untuk menopang pariwisata Desa Nyalian, dengan menekankan bahwa pelestarian tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga sebagai daya tarik utama desa wisata.Setelah sesi penyampaian materi dan diskusi interaktif, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai implementasi dari materi manajemen dan mitigasi wisata.

Dalam sesi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi, jenis, serta tata cara penggunaan APAR yang benar sebagai langkah awal penanganan keadaan darurat di kawasan wisata. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Pokdarwis Dewi Nyalian mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi risiko dalam pengelolaan destinasi wisata.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas Pokdarwis Dewi Nyalian semakin meningkat dalam mengelola destinasi wisata yang aman, berkelanjutan, dan tangguh terhadap potensi risiko. Kolaborasi antara Tim PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana, Pemerintah Desa Nyalian, Pokdarwis Dewi Nyalian, Forum Komunikasi Desa Wisata Provinsi Bali, Universitas Udayana, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan Desa Nyalian sebagai desa wisata Religi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *