Mau Investasi Emas secara Online, Simak Caranya!

0

Lombok Timur- Di tengah kemajuan digital ini, investasi emas semakin mudah. Saat ini sudah ada investasi emas secara online yang dinilai lebih praktis karena tersedia pada platform-platform digital.

Emas selain sebagai perhiasan juga dijadikan instrumen investasi. Menurut Nurul Amalia seorang Pramugari Saudi Airlines, Digital Content Creator, sekaligus Forex Trader, emas menjadi salah satu investasi karena dinilai menjanjikan dan dianggap aset berharga. Investasi emas ini juga dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.

Emas murni atau dikenal dengan emas batangan merupakan jenis emas yang biasa digunakan untuk investasi. Nilai dan beratnya bisa disesuaikan kemampuan dan keinginan investor. Akan tetapi, investasi emas murni biasanya memiliki ketentuan minimum, seperti 0,5 gram.

“Sekarang banyak milenial berpaling menggunakan emas bentuk digital/online. Kalau secara online, emas tidak bisa dilihat langsung dalam bentuk fisik, tetapi hanya dalam nominal di platform digital,” ujar Nurul dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/8/2021).

Meskipun hanya memperlihatkan nominal emas yang dimiliki, nantinya emas juga bisa dicetak secara fisik jika sudah memenuhi berat minimal 1 gram. Kemudian, emas akan dikirim dan diberi sertifikat.

Dibanding dengan investasi emas secara offline, keuntungan yang akan kita dapatkan jika berinvestasi emas secara online ialah kemudahan dan praktis karena transaksi bisa dilakukan di mana pun. Kemudian, emas online ini tidak memerlukan modal besar karena bisa dibeli mulai dari Rp5 ribu. Selain modal yang murah, pembelian pun menjadi lebih fleksibel, serta harga emas yang bisa dipantau secara real time.

“Di era digital harga emas bisa dipantau secara real time. Dengan itu kita bisa melakukan jual beli emas kapan saja yang dirasa menguntungkan. Agar investasi emas berjalan lancar, sebaiknya cek dulu apakah harga sedang naik atau turun,” jelasnya.

Meski investasi emas online menawarkan banyak keuntungan, perlu diingat juga investasi emas online memiliki kekurangan. Di antaranya, belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama yang tidak paham teknologi, rawan terhadap penipuan dan kejahatan digital (hacking, phising, dan sebagainya), dan juga biaya-biaya dalam platform seperti biaya penitipan, saldo mengendap, dan biaya admin.

Agar aman, Nurul memaparkan tips dalam berinvestasi emas secara online berikut ini:

1. Buat rencana dan tujuan dari investasi emas online.

2. Pilih platform/perusahaan penyedia jasa investasi emas yang sudah terdaftar dan memiliki izin dari OJK.

3. Lakukan transaksi pada aplikasi yang telah dipilih/terpercaya.

4. Memantau perkembangan harga emas secara berkala. Nurul menyampaikan, secara jangka panjang harga emas akan cenderung naik, tetapj pantau juga harga untuk mengetahui harga yang tepat dalam membeli emas. Prinsipnya, beli di harga tinggi, dan jual di harga rendah.

5. Menabung emas secara rutin pada platform yang telah dipilih.

Nurul mengatakan, pastikan instrumen emas ini sesuai dengan tujuan keuangan yang telah dirancang. Ia mengimbau untuk menggunakan uang dingin atau uang yang tidak terpakai sehari-hari sebagai investasi. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu keuangan.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Lombok Timur, NTB , Rabu (25/8/2021) juga menghadirkan pembicara, Forita Djadi (Pemilik Deva Wedding & Event), Muhammad Said (Direktur Pelaksanaan Trust Ne Education and Training Center), dan Wicha Riska (KOL).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *