Mendag Lutfi Harapkan Dukungan IMA dalam Kembangkan UMKM

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi menyampaikan peranan strategis IMA saat membuka Munas IMA, secara Hybrid di Jakarta, Sabtu (16/10/2021)./Dok. IMA

Jakarta – Dalam mendukung UMKM di masa pandemi Indonesia Marketing Association IMA memiliki peran penting dan strategis sebagai bagian dari usaha pemulihan ekonomi nasional dan harapannya atas sumbangsih IMA untuk memajukan sektor pemasaran Indonesia.

Hal itu ditegaskan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi menyampaikan peranan strategis IMA saat membuka Munas IMA, secara Hybrid di Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Lutfi ingin menyampaikan apresiasi kepada IMA atas kerjasama selama ini dalam memperkuat UMKM Indonesia agar naik kelas dan berdaya saing di pasar ekspor.

Diharapkan, IMA semakin berperan aktif dalam meningkatkan kualitas profesi pemasaran untuk berkontribusi dalam pemasaran ekspor Indonesia.

“Saya turut mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Munas IMA 2021. Semoga IMA semakin maju dan sukses,” ucapnya.

Masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021 berakir sehingga, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas yang diselenggarakan tiap dua tahun sekali ini ditujukan sebagai wadah koordinasi rutin anggota dan sekaligus sebagai momen untuk memilih President IMA periode 2021-2023.

IMA organisasi pemasar terdepan di Indonesia dengan misi menjadi forum komunikasi yang membangun kolaborasi aktif antar anggota dan sebagai medium lahirnya ide-ide pemasaran terkini sesuai dengan tren kebutuhan konsumen Indonesia dan pasar global.

Co-Founder IMA Hermawan Kartajaya menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus IMA periode 2019-2021 yang telah mencerminkan nilai-nilai IMA dengan baik yaitu semangat inovasi, enterpreunership, dan pendekatan digital yang berbasis humanity.

Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja organisasi IMA selama dua tahun terakhir, di bawah pimpinan Suparno Djasmin.

Banyak inovasi dan program yang telah diluncurkan dengan standar profesionalisme yang sangat baik. Salah satunya, kini IMA telah resmi menjadi organisasi berbadan hukum.

Dia berharap dengan perkembangan signifikan selama dua tahun terakhir ini dapat menjadi modal yang baik bagi kepengurusan IMA dua tahun ke depan.

“Semoga IMA dapat terus bergerak maju, terus meningkatkan standar profesionalisme para pemasar di Indonesia, dan tentunya memberikan manfaat yang baik untuk sektor pemasaran dan perekonomian Indonesia,” imbuhnya.

Suparno Djasmin siap melanjutkan momentum tersebut tentunya membutuhkan dukungan aktif segenap anggota dari seluruh chapter IMA yang tersebar di Indonesia.

“Sejalan dengan komitmen kita untuk memperkuat peran IMA sebagai platform untuk membangun Networking, Knowledge dan Social yang baik, kita telah melaksanakan beragam program dan inovasi digital semenjak 2019,” tukasnya.

Selama dua tahun terakhir, telah membangun dan memperkuat 47 chapter IMA di seluruh Indonesia dengan lebih dari 873 anggota aktif dan 607 anggota telah memiliki sertifikasi Certified Professional Marketing (CPM). (zal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*