Sosialisasi Program MBG: Nutrisi Tepat Kunci Lahirkan Generasi Berkualitas
Bangli, kabardenpasag (6/3) – Kekurangan gizi atau stunting masih menjadi permasalahan yang menghambat pertumbuhan fisik perkembangan otak dan kemampuan belajar anak. Untuk itu pemerintah membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dan menjadi momentum dalam membangun generasi bangsa yang berkualitas dimasa depan.
Pemerintah menggelar sosialisasi MBG kali ini di Balai Pertemuan Adat Batu Madeg, Nusa Penida, pada Kamis, (5/3). Acara sosialisasi program MBG dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, Kepala KPPG Denpasar, Mursina Wahyuningsih Daeng, Guru Besar, I Gusti Agung Ayu Ambarawati, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardani menyampaikan bahwa nutrisi gizi yang tepat dan baik bisa mempengaruhi produktivitas dan daya saing anak dimasa depan. Oleh karena itu Komisi IX bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen untuk terus memerangi permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia.
”Gizi yang baik dan seimbang adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan poduktif. Mengkonsumsi makanan bergizi adalah fondasi utama dalam membentuk fisik dan kecerdasan generasi muda kita untuk mewujudkan indonesia emas ditahun 2045,” ucap Tutik Kusuma.
Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis secara tidak langsung akan bertindak sebagai penambah ekonomi lokal sekaligus investasi sumber daya manusia jangka panjang. MBG dibentuk sebagai tujuan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.
Program MBG mengintegrasikan kebijakan pangan dengan kebijakan kesehatan untuk memastikan bahwa makanan yang disediakan tidak hanya cukup secara kuantitatif, melainkan juga berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan gizi masyarakat.