Tunjukkan Kemandirian, Festival Semarak Pandawa 2026 Resmi Dibuka Bendesa Adat Kutuh Jro Mesir
Kabardenpasar – Ada yang berbeda dan menarik pada pembukaan Semarak Pandawa 2026 tahun ini. Gelaran tahunan yang memadukan hiburan seni, budaya, serta sport tourism ini berlangsung mandiri dan minim kehadiran pejabat pemerintah pusat maupun daerah, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, minimnya kehadiran pejabat dinilai tidak menyurutkan semangat penyelenggaraan. Festival tahun ketiga ini dibuka secara resmi oleh Bendesa Adat Kutuh, I Nyoman Mesir (Jro Mesir), dengan didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat pada Jumat, 3 Juli 2026.
Langkah ini mempertegas kemandirian Desa Adat Kutuh dalam menjaga keberlangsungan sektor pariwisata di Pantai Pandawa. Destinasi yang mereka rintis dari nol ini kini telah dikenal luas hingga ke mancanegara dan menjadi pundi-pundi utama penggerak ekonomi desa.
Dongkrak Kunjungan di Tengah Tantangan Global
Pelaksanaan Semarak Pandawa 2026 menjadi momentum penting untuk mempromosikan kembali kawasan wisata Pantai Pandawa. Pasalnya, setahun terakhir tingkat kunjungan sempat terdampak oleh situasi global, mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah hingga kebijakan pembatasan study tour di sejumlah daerah Indonesia.
Direktur Utama BUMDA Kutuh, Ni Luh Hepi Wardani, menjelaskan bahwa pemilihan waktu festival yang bertepatan dengan libur sekolah bertujuan memberikan alternatif destinasi wisata berkualitas dan ramah keluarga.
“Kondisi saat ini memang ada penurunan tingkat kunjungan terutama wisatawan domestik, tetapi wisatawan asing justru bertambah. Terkait omset tidak terlalu banyak penurunan, masih di kisaran Rp60-70 Miliar per tahun,” ujar Hepi.
Sebagai bagian dari strategi promosi, pengelola kini juga menyiapkan kawasan Pantai Timbis di sisi timur Pandawa. Kawasan yang lebih privat ini dikhususkan untuk mengakomodasi wisatawan mancanegara yang belakangan mulai ramai berkunjung.
Hadirkan Voli Pantai sebagai Daya Tarik Baru
Festival Semarak Pandawa akan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026. Agenda ini melengkapi kalender event tahunan Desa Kutuh, di mana Semarak Pandawa digelar pada pertengahan tahun dan Pandawa Festival pada akhir tahun.
Hepi menambahkan, konsep acara tahun ini tetap mempertahankan kesuksesan sebelumnya, namun ada inovasi baru yang dihadirkan untuk menarik minat penonton.
“Festival kali ini tetap mempertahankan konsep yang telah diterapkan pada penyelenggaraan sebelumnya, namun ada yang baru yakni pertandingan voli pantai yang digelar nanti di pantai timur di Timbis,” jelasnya.
Rangkaian Hari Pertama: Jalan Santai hingga Tari Kecak
Rangkaian acara hari pertama, Jumat (3/7/2026), dimulai sejak pagi dengan agenda jalan santai untuk umum yang dilepas langsung oleh Jro Mesir. Diikuti oleh sedikitnya seratus peserta, rute jalan santai mengambil jalur dari Pandawa Sentral menuju kawasan Tanah Barak, dan kembali ke titik awal.
Suasana semakin meriah dengan adanya pentas musik serta pembagian doorprize menarik bagi para peserta. Acara hari pertama kemudian ditutup secara apik pada sore hari melalui pementasan Tari Kecak, yang selama ini menjadi salah satu atraksi budaya unggulan di Pantai Pandawa.