JIMBARAN HIJAU SAMBUT AXEAN FESTIVAL 2026 DI JIMBARAN HUB, HADIRKAN INDUSTRI MUSIK ASIA TENGGARA KE JIMBARAN
Kabardenpasar – Jimbaran Hijau, kawasan terpadu di Bali Selatan, menyambut penyelenggaraan AXEAN Festival 2026 di Jimbaran Hub pada 29–30 Agustus 2026. Selama dua hari, pusat desa kontemporer tersebut menjadi titik temu bagi musisi, pelaku industri kreatif, dan profesional industri musik dari Asia Tenggara dan berbagai negara lainnya.
AXEAN Festival 2026 menghadirkan 49 musisi dan 230 delegasi dari 24 negara, yang terdiri dari delapan negaraAsia Tenggara, enam negara dari kawasan Asia lainnya, serta 10 negara inter regional. Festival ini mempertemukan para pelaku industri melalui pertunjukan musik, networking, pertukaran budaya, serta diskusimengenai perkembangan industri musik Asia.
Bagi Jimbaran Hijau, kemitraan ini mencerminkan peran Jimbaran Hub dalam ekosistem Jimbaran Hijau yang dirancang untuk menciptakan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, bermain, belajar, terhubung, dan bertukargagasan.“Jimbaran Hijau adalah ekosistem yang dibangun di atas pilar Work, Play, dan Learn.
Menjadi tuan rumah AXEAN Festival merupakan pencapaian penting bagi kami, karena sangat selaras dengan visi kami untuk mendukung komunitas kreatif dan acara kelas dunia,” ujar Cheryl Marella, Corporate Communications ManagerJimbaran Hijau.
“Kami dengan senang hati mendukung komunitas musik di Bali, dan kami memandang AXEAN Festival sebagai platform vital bagi para seniman lokal Bali dan Indonesia untuk menjelajahi jaringan serta mengangkat karya mereka ke panggung internasional.”
Berlokasi di Kuta Selatan, Jimbaran Hub merupakan bagian dari kawasan terpadu Jimbaran Hijau yang menggabungkan berbagai fungsi, mulai dari hospitality, hunian, komersial, lifestyle, pendidikan, wellness,rekreasi, hingga ruang budaya.Jimbaran Hub dikembangkan sebagai sebuah lingkungan desa kontemporer yang mempertemukan berbagaikomunitas secara alami. Ruang-ruang di dalamnya tidak hanya ditujukan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi wadah bagi berbagai acara, kolaborasi, dan pengalaman yang menghubungkan Bali dengan jaringan regional dan internasional.
AXEAN Festival menjadi salah satu contoh bagaimana visi tersebut dapat diwujudkan.
Selama dua hari, Jimbaran Hub menjadi platform bagi para musisi untuk memperkenalkan karya merekasekaligus bertemu dengan delegasi internasional, label, promotor, media, dan profesional industri lainnya.Tahun ini, AXEAN Festival juga memperkenalkan SEA URBAN, sebuah program baru yang mengeksplorasiperkembangan hip-hop, rap, R&B, dan musik urban Asia Tenggara melalui showcase serta panel diskusimengenai pertumbuhan musik urban dan peluang kolaborasi lintas negara.
“Bali selalu menjadi episentrum kreativitas di kawasan ini, dan merupakan lahan uji yang sempurna bagi musiksiap ekspor dari Asia Tenggara,” ujar Satria Ramadhan, Co-Founder AXEAN Festival.
“Kami sangat antusiasbermitra dengan Jimbaran Hub. Dukungan dan fasilitas kelas dunia mereka sangat membantu kami mewujudkanvisi AXEAN Festival.
”Bagi Jimbaran Hijau, kehadiran AXEAN Festival merupakan bagian dari pendekatan yang lebih luas dalammembangun sebuah destinasi. Pembangunan tidak hanya dipandang melalui bangunan dan infrastruktur fisik,tetapi juga melalui kehidupan yang tumbuh di dalamnya. Jimbaran Hijau ingin menciptakan lingkungan tempatbudaya, kreativitas, bisnis, dan komunitas dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sebuah kawasan.
Melalui Jimbaran Hub, ekosistem Jimbaran Hijau terus mengembangkan berbagai ruang dan pengalaman yangmencakup seni dan kreativitas, kuliner, wellness, olahraga, pendidikan, serta kegiatan komunitas.
Kehadiran AXEAN Festival menunjukkan bagaimana ekosistem tersebut dapat menjadi ruang bagi talenta lokaluntuk terhubung dengan jaringan internasional, sekaligus membawa audiens baru ke Bali Selatan.
Di tengah perkembangan Bali sebagai destinasi global, Jimbaran Hijau ingin berkontribusi pada modelpembangunan yang memungkinkan aktivitas ekonomi dan kehidupan budaya tumbuh berdampingan.
AXEAN Festival 2026 menjadi salah satu langkah dalam perjalanan tersebut—memperkuat posisi Jimbaran Hubbukan hanya sebagai tempat untuk dikunjungi, tetapi sebagai ruang tempat ide, talenta, dan komunitas dapat bertemu.
Jimbaran Hub Jimbaran Hub adalah pusat desa kontemporer yang terletak di Kuta Selatan, Bali. Sebagai fasilitas utama kawasan terpadu Jimbaran Hijau, Jimbaran Hub merupakan ruang dinamis yang dirancang untuk mengakomodasi Work, Play, dan Learn. Melalui program-program yang terencana dan kemitraan komunitas,Jimbaran Hub mendukung pertumbuhan bakat lokal, kebugaran, serta pengalaman berbasis gaya hidup.
Tentang Jimbaran Hijau
Jimbaran Hijau adalah pengembang properti di Bali yang mengembangkan kawasan terpadu di Jimbaran.
Perusahaan ini merancang, membangun serta mengoperasikan berbagai proyek residensial dan komersial yangmemadukan modern lifestyle dengan melestarikan budaya dan lingkungan Bali.
Pendekatan Jimbaran Hijau menggabungkan perencanaan berkelanjutan, bangunan bersertifikasi hijau, teknologi serta desain yang matangdengan sentuhan kriya dan material khas Bali, memastikan setiap proyek memiliki akar budaya yang kuat,mendukung komunitas & edukasi untuk tetap selaras dengan alam. Jimbaran Hijau berkomitmen menghadirkan destinasi baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup, memperkuat perekonomian lokal dan menjaga identitas budaya Bali untuk generasi mendatang.
Tentang AXEAN Festival AXEAN Festival adalah festival bisnis musik dan showcase yang mempertemukan para musisi dan pelaku industri. Berdedikasi untuk mempromosikan bakat-bakat Asia Tenggara, festival ini menyediakan platform bagi para artis untuk terhubung dengan delegasi internasional, label, dan promotor, serta mendorong pertumbuhan industri musik kawasan ini di panggung global.***