Ingin Jajal Investasi Online, Pahami Dulu 3 Prinsipnya

Lombok Tengah  -banyak masyarakat yang mulai melirik investasi online untuk menyimpan sekaligus melipat gandakan uangnya. Tapi, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan bahwa platform yang digunakan aman. 

Salah satunya ialah dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip investasi. Hal ini seperti diungkapkan oleh  Andrew Paulo, Forex Trader, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021, Wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat, (3/9/2021).. 

“Prinsip pertama itu soal kepercayaan. Pastikan bahwa investasi yang ingin kita jalankan punya kepastian hukum dan legalitas yang jelas. Lalu pastikan secara reputasi juga baik,” kata Andrew. 

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa setiap investasi memiliki risiko. Andrew mengatakan untuk tidak mudah percaya dengan investasi yang menjanjikan tanpa risiko. 

“Biasanya itu high risk high return, jadi jangan percaya dengan yang returnnya tinggi, tapi bilang minim risiko,” ujar Andrew. 

Selain itu, ia juga menyarankan untuk memecah atau difersifikasi investasi. Jangan investasikan seludruh uang yang dipunya pada satu tempat. 

“Kemudian juga butuh perencanaan dan janga waktu. Tidak ada investasi yang instan dan mendapat banyak keuntungan. Semua butuh jangka waktu” kata dia. 

Dalam kesempatan yang sama Sofia Sari Dewi, Fashion Designer, Content Creator, Clozette ID ambassador juga memaparkan tentang pentingnya menjaga dan mengenali informasi digital. 

“Informasi digital ini adalah proses mengubah berbagai informasi atau kabar dari format analog menjadi digital sehingga lebuh mudah untuk disimpan dan dikelola,” kata Sofia. 

Ia menjelaskan bahwa informasi yang didigitalisasi dapat disajikan dalam bentuk teks, angka hingga visual yang berisi tentang ideologi, sosial, hingga bisnis. 

“Seperti misalnya identital digital di dalamnya terdapat sertifikat yang berisi kunci umum yang dapat dilihat dan kunci pribadi yang tidak dapat dilihat,” kata dia. 

Oleh sebab itu, penting untuk bisa menjaga dan mengelola informasi terlebih identitas digital di dunia maya. 

Dalam kesempatan yang sama juga hadir, Zul Fikri, S.Pd, CEO Nathan Insonesia Lombok, dan juga Key Opinion Leader, Tisa. 

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*