Mengenalkan Budaya Asmat ke Pentas Dunia Lewat Literasi Digital

0

Asmat Papua – Indonesia memiliki keanekaragaman budaya seperti suku bahasa adat istiadat dan lain-lain. Indonesia memiliki suku yang sangat banyak,memiliki 300 etnik suku bangsa yang lebih tepat 1340 dan ada sekitar 700 bahasa serta adat istiadat.

Menurut Veroniko Resubun, penyiar, dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Asmat, Papua, Kamis 26 Agustus 2021, keragaman yang ada di Indonesia ini bisa diperkenalkan ke pentas dunia lewat literasi digital.

“Budaya adalah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah. Literasi digital mengajak kita untuk tertarik dan bersikap terhadap sesuatu yang baru,” ujar Veroniko dalam webinar yang dipandu oleh Yulian Noor ini.

Ia mencontohkan, di Asmat, daerah yang memiliki budaya yang sangat kental. Melalui literasi digital, perlahan masyarakat lokal mulai mengembangkan bakat-bakatnya. Lebih dari itu, mereka mulai mengenalkan budaya Asmat melalui digital, baik di YouTube ataupun media sosial lainnya.  

“Dengan adanya digitalisasi ini mereka bisa tahu keragaman budaya kita. Kita bisa memperkenalkan budaya Indonesia melalui berbagai media sosial yang ada,” imbuhnya.

Dicontohkannya yaitu kita memposting tarian dan pakaian adat suatu daerah semisal Asmat lengkap dengan adat istiadat, cara hidup suatu suku, makanan khas suatu daerah. Kita bisa mempostingnya juga lengkap dengan busananya saat ini saat di keseharin dan di sebuah upacara.

Salain itu kita juga bisa mengulas tentang makanan khas suku Asmat lengkap dengan cara membuatnya. Sehingga orang lain tahu jelas cara membuat dan tingkat kesulitan membuat makanan khas tersebut.

Maka secara tidak langsung kita sudah memperkenalkan budaya suatu daerah budaya kita masing-masing. “Jadi follower kita tahu. Oh jadi Asmat saat ini sudah maju, oh ternyata pakaiannya seperti ini,” jelasnya lagi.

Pengenalan budaya ini penting karena bisa menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pemahaman budaya menyeluruh melalui media sosial juga bisa menciptakaan rasa bangga terhadap kebhinekaan yang ada di Indonesia. Selain itu kita juga ikut memperlihatkan kekayaan budaya di tanah air yang bisa menjadi modal pariwisata Indonesia.

“Kita harus mengenalkan kepada orang-orang di luar disamping kita juga harus terus melestarikannya,” tandas Veroniko.

Selain Veroniko pembicara lain adalah Astried Finnia Ayu Kirana, Managing Director PT Astrindo Sentosa Kusuma, Shella Nadia Lestari, Owner/CEO Artifashion, Ichsan Colly seorang Fotografer sebagai Key Opinion Leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *