Denpasar Catat Penambahan Enam Pasien Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Sabtu (22/5).

Denpasar – Kasus Covid-19 terus memakan korban berdasarkan data resmi pada Sabtu (17/7), dalam sehari kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 388 orang, kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 6 orang.

“Meski demikian, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 147 orang,” sebut kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi.

Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia masih tinggi di angka 6 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 147 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak di angka 388 orang.

“Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” Gede Rai mengingatkan.

Melasir data Satgas Penanggulangan Covid-19 setempat, secara komulatif kasus positif tercatat 19.536 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 16.389 orang (83,89 persen), meninggal dunia sebanyak 401 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 2.746 orang (14,06 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi.

“Dalam beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” katanya mengingatkan.

Berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Langkah ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu. (fik)

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*