Tetap Produktif meski Di Rumah Saja

Bali – Dalam menjalankan sesuatu terutama pekerjaan, kita membutuhkan produktifitas. Pemanfaatan teknologi sebaik mungkin juga dapat dikatakan sebagai sebuah produktifitas di era digital ini. Di masa pandemi, kita harus tetap menghasilkan walaupun hanya bekerja dari rumah.

Mohammad Nur Soleh, CEO Gili Seafood & CEO Bali Sugar, menuturkan produktifitas merupakan kegiatan kita untuk mempu melakukan sesuatu yang bermanfaat. Manfaat ini bisa diterima oleh diri sendiri maupun orang lain. 

“Selain produktifitas, ada juga kreatif dan pandemi. Kreatif menjadi sebuah kemampuan kita untuk menyusun konsep dalam mengatasi suatu permasalahan. Pandemi ini bisa berupa permasalahan karena memiliki dampak yang luas ke masyarakat,” ujar Soleh, saat menjadi pembicara dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Wilayah Kota Denpasar, Bali, Selasa (22/6/2021).

Menurut Soleh, dalam melakukan produktivitas kerja terdapat tiga faktor penunjang di antaranya, psikologis (internal), fisik, dan lingkungan (eksternal). Faktor internal berasal dari dalam diri masing-masing individu, maka dari itu setiap orang harus mengetahui konsep diri sendiri dengan melihat dan menakar suatu hambatan. Hambatan tersebut nantinya akan menjadi motivasi diri dalam memunculkan kreatifitas dan keluar dari permasalahan tersebut.

Faktor fisik merupakan aset yang kita miliki, bisa berupa kesehatan dan sesuatu hal yang dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Pada lingkungan (eksternal), faktor yang mendukung ialah lingkungan sekitar bisa berupa atasan kerja, suasana kerja, dan sebagainya. Faktor eksternal yang tidak mendukung dapat menyulitkan dan menghambat produktifitas. 

“Produktivitas itu bukan berarti tidak istirahat. Tetapi di dalamnya ada proses belajar, pengamatan, dan terarah pada tujuan. Kreatif juga bukan berarti harus melakukan hal baru. Namun, konsisten dalam melakukan hal tertentu. Jadi jangan pernah batasi diri untuk melakukan hal baru dalam menemukan passion,” pesan akhir Soleh dalam Webinar.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Alor, NTT, Selasa (22/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Sofia Sari Dewi (Designer, Penggiat Sosial Media & Socialpreneur), Zakaria Adrianto Mautaka (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Tribuana Kalabahi), Linus Kia (Pemimpin Redaksi Media Online alorpos.com), dan Fitriani.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*