Transaksi QRIS di Bali Capai Rp133,7 Miliar pada April 2022

0

Dari catatan Bank Indonesia nilai transaksi pembayaran digital berbasis QR Code, QRIS di Provinsi Bali sebagaimana tercatat Bank Indonesia Provinsi Bali atau BI Bali pada bulan April 2022 mencapai Rp133,7 miliar.

Sistem pembayaran digital di Bali yang meningkat pesat, terutama dalam penggunaan kanal pembayaran digital berbasis QR Code, QRIS. /Dok. Humas BI Bali

Badung – Dari catatan Bank Indonesia nilai transaksi pembayaran digital berbasis QR Code, QRIS di Provinsi Bali sebagaimana tercatat Bank Indonesia Provinsi Bali atau BI Bali pada bulan April 2022 mencapai Rp133,7 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, menyebutkan, dari sisi nominal mengalami peningkatan sebesar 406% (yoy) dari Rp26,4 miliar pada April 2021 menjadi Rp133,7 miliar pada April 2022.

Sebagaimana terungkap dalam obrolan santai dihelat kolaborasi Bank Indonesia dengan BPD Bali Casual Talk “BaliPay: in Supporting the Acceleration of Digital Payment in Bali” sebagai salah satu rangkaian acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 di BICC, Nusa Dua (12/7/2022).

Sistem pembayaran digital di Bali yang meningkat pesat, terutama dalam penggunaan kanal pembayaran digital berbasis QR Code, QRIS.

Ada peningkatan pengguna/user QRIS di Bali, yaitu sebanyak 398.411 pengguna atau meningkat sebesar 94% (ytd) dari awal tahun 2022 yang tercatat sebanyak 204.945 pengguna.

Jumlah pengguna QRIS meningkat mampu mendorong peningkatan jumlah transaksi pembayaran berbasis QRIS sebesar 310% (yoy) yaitu dari 319 ribu transaksi pada April 2021 menjadi 1,3 juta transaksi pada April 2022.

Jumlah merchant yang menerima pembayaran dengan menggunakan QRIS di wilayah Bali juga meningkat sebesar 102% (yoy) yaitu dari 240.147 merchant pada Juni 2021 menjadi 485.582 merchant pada bulan Juni 2022.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menegaskan komitmen untuk mendorong percepatan tranformasi digital di Provinsi Bali.

“Khususnya dalam implementasi sistem pembayaran digital,” tandas Trisno Nugroho.

Pada Casual Talk menghadirkan 2 (dua) orang narasumber entrepreneur muda Bali yaitu Yus Sudibya, founder akun media sosial @InfoDenpasar dan Anindya K. Putri, mantan Puteri Indonesia 2015 serta sport & tourism enthusiast. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *