Pengguna Internet di Indonesia Awal Tahun 2021 Mencapai 202,6 Juta Jiwa

Teluk wondama – Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa dibanding pada Januari 2020. 

Revolusi digital dan Era digital merupakan perkembangan teknologi digital. Teknologi digital sendiri terbagi jadi tiga bagian ada teknologi mekanik, analog, dan internet. 

Kemudahan e-learning juga memungkinkan sistem pembelajaran jarak jauh. Sehingga mahasiswa yang berdomisili di suatu Wilayah bisa menempuh pendidikan tertentu. 

“Kemajuan ini ada dampak negatifnya, yaitu banyaknya fitnah, lebih mementingkan gadget, permainan tradisional mulai menghilang, selalu ingin dilihat, suka mengumbar aib, dan banyak yang mengumbar aurat,” jelas Muhammad Rusli, Dosen STKIP Muhammadiyah Manokwari, saat menjadi pembicara dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Jumat (2/7/2021).

Dibandingkan dampak negatif, sudah pasti juga ada dampak positifnya, yaitu mempermudah aktivitas dan meningkatkan produktifitas. Kedua mempermudah mengakses informasi lebih cepat. Ketiga, dalam berkomunikasi lebih cepat. Keempat, juga menghemat waktu secara efisien dan efektif. Terakhir, sarana mendapat hiburan dengan mudah.

“Ini kewajiban kita bersama, untuk mendidik dan mengedukasi internet kepada anakmuda di Indonesia dari dampak negative teknologi,” tambahnya.

Teknologi pada era digital ini membawa banyak manfaat dari berbagai bidang Aspek Kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi, namun tidak dipungkiri setiap pemanfaatannya memiliki tantangan.

Secanggih apapun teknologi yang bias menciptakan komunikasi dan interaksi yang serba praktis, kontak langsung tetap merupakan fundamental bagi manusia. 

Interaksi dan komunikasi secara langsung akan menciptakan ikatan emosional antar manusia dan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan komunikasi dan interaksi virtual yang tersaji hamper semua lini teknologi.

Sebagai makhluk sosial yang harus berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya secara langsung untuk menciptakan kehidupan sosial yang sehat dan seimbang sehingga tidak terjadi suatu kehidupan sosial yang egois dan individualis.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi menyelenggarakan Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital. Webinar kali ini dilakukan di wilayah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Jumat (2 Juli 2021). 

Webinar kali ini menghadirkan empat pembicara yaitu Ruhut Marhatac(Legal Counsel Advance AI), Nita Sellya (Owner Casolans Calming Series), Yosef Wao Werang (Socialeducator Literasi Nasional), Muhammad Rusli (Dosen STKIP Muhammadiyah Manokwari), Adhy Basto. 

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*